Pengertian dan Contoh Kata Majemuk Dalam Bahasa Lampung (Dialek A dan O)

  • Whatsapp
Pengertian dan Contoh Kata Majemuk Dalam Bahasa Lampung (Dialek A dan O)
Pengertian dan Contoh Kata Majemuk Dalam Bahasa Lampung (Dialek A dan O)

Kata majemuk merupakan pengelompokkan dua kata menjadi satu ungkapan.

Pembentukan kata majemuk yaitu dengan cara menggabungkan bentuk kata bebas + bentuk kata bebas.

Bacaan Lainnya

Contoh dan macam dan bentuknya:

  1. Menggabungkan kata sifat + kata sifat

Contoh:

  • tuha-ngugha (dialek A); artinya: tua muda
  • agheng-kiseng (dialek O); artinya: hitam pekat

2. Menggabungkan kata sifat + kata benda

Contoh:

  • pegeng-ulu (dialek A); artinya: keras kepala
  • balak-eleu (dialek O); artinya: besar kepala

3. Menggabungkan kata sifat + kata kerja

Contoh:

  • hancogh-peghek (dialek A); artinya hancur lebur
  • bangik pedom (dialek O); artinya: nyenyak tidur

Sumber Referensi Bacaan: Drs. Hi. Marsitho, M.Pd., dkk. 2000. Pandai Berbahasa Lampung. Bandarlampung: Gunung Pesagi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *