11 Contoh Nemui Nyimah dalam Kehidupan Sehari-Hari Masyarakat Lampung

  • Whatsapp
Nemui Nyimah
Nemui Nyimah

Nemui Nyimah merupakan salah satu bagian dari unsur piil pesenggiri masyarakat Lampung. Sikap ini tentu saja harus tertanam sejak dini dan hingga dewasa sehingga dapat menuntun jalan hidup seseorang pada sesuatu hal yang baik.

Nemui Nyimah memiliki makna bahwa setiap orang harus memiliki rasa kepedulian sosial kepada sesama dan kesetiakawanan yang tinggi.

Bacaan Lainnya

Berikut ini contoh aplikasi/sikap yang menunjukkan unsur Nemui Nyimah dalam piil pesenggiri masyarakat Lampung:

  1. Mempunyai sikap kesetiakawanan yang tinggi, tidak menjadi musuh dalam selimut, menjaga nama baik teman di sekitar;
  2. Menolong orang lain yang kesusahan baik secara materi maupun non-materi;
  3. Bersedia membantu teman yang sedang membutuhkan pertolongan kita dengan penuh semangat, ikhlas dan tidak pamrih;
  4. Tidak membeda-bedakan suku, agama, ras, dan golongan tertentu dan harus saling senasib sepenanggungan;
  5. Tidak berkhianat terhadap teman/orang lain dan tetap mencerminkan sikap saling percaya dan rukun satu sama lainnya;
  6. Membantu korban bencana alam dengan bersedekah bahan makanan pokok, obat-obatan, pakaian dan lain sebagainya yang penting bermanfaat bagi yang menerima;
  7. Peduli terhadap kehidupan diri sendiri dan kehidupan sosial masyarakat dengan menghindari tindakan-tindakan berbahaya seperti korupsi, kolusi, nepotisme, rasisme, etnosentrisme, dan mencegah sikap radikalisme;
  8. Turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial masyarakat setempat seperti ronda, siskampling, kerja bakti, pembentukan pantia kegiatan di kampung, membantu memperbaiki jalan dengan cara gotong royong, dan lain sebagainya;
  9. Hidup rukun terhadap tetangga, mau berbagi makanan/minuman dengan mereka agar terjalin hidup yang harmonis;
  10. Saling mengasihi, mencintai, dan rasa memiliki yang tinggi terhadap daerahnya dan sebisa mungkin ikut ambil peranan dalam memajukan desa/kampung/kota yang sudah mereka tempati selama ini;
  11. Menjadi sosok yang mau ikut ambil bagian dalam setiap kegiatan-kegiatan kemasyarakatan misalnya karang taruna, ronda, dan sebagainya.

Nah, itulah beberapa contoh sikap “Nemui Nyimah” yang merupakan bagian penting dari falsafah/pandangan hidup masyarakat Lampung. tentunya kita harus mengamalkan sikap tersebut dan mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan bermasyarakat. Semoga kita semua mudah dalam melakukannya ya? silakan baca juga: 10 Contoh Bejuluk Beadek dalam Kehidupan Sehari-Hari Masyarakat Lampung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *